
Asal-Usuk Anjing Beagle
Ras Beagle merupakan salah satu ras anjing tertua. Ketika itu legiun Romawi memperkenalkan anjing pemburu kelinci ke wilayah inggris. Anjing-anjing ini kemudian dikwainkan dengan anjing lokal dan ras lainnya untuk meningkatkan kemampuan penciuman mereka dan menghasilkan Beagle modern.
Pada abad ke-11 William sang penakluk dan pasukannya memperkenalkan anjing Talbot hound, salah satu leluhur Beagle. Nama “Beagle” pertama kali tercatat pada abad ke-15, asalnya tidak pasti, namun beberapa orang percaya kalau kata tersbut berasal dari kata Gealic “Beag” yang berarti kecil, sementara yang lain berpikir itu berasal dari istilah perancis “beaguile”, mengacu pada suara baying anjing saat berburu.
Di Amerika, Beagle diperkenalkan setelah perang saudara untuk meningkatkan kualitas anjing pemburu kelinci lokal, dan pada tahun 1885, Amerika Kennel Club mengakui Beagle sebagai ras.
Sifat
Beagle adalah anjing yang aktif, adaptif, sosial, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, suka bermain, namun tidak secerdas anjing lainnya. Anjing ini cenderung rama dengan orang asing. Beagle sangat suka mengendus dan suka berpetualang karena mereka sebenarnya adalah anjing pemburu.
Anjing ini sangat jarang mengeluarkan air liur namun akan sering menggongong atau melolong. Anjing ini cenderung akan mengunyah terutama ketika mereka mengalami suasana perubahan hati seperti bosan, stres atau sakit.
Makanan
Beagle ada jenis anjing yang aktif dan mereka membutuhkan makanan dengan jumlah kalori yang tinggi. Sayangnya, Beagle rentang dengan obesitas sehingga mereka perlu menjaga pola makan yang seimbang.
Kunci utama yang perlu diperhatikan dalam hal pemberian makan adalah usia, berat badan, dan tingkat aktivitasnya. Atur porsi makannya dengan tepat, karena anjing cenderung akan memakan semua makanan yang diberikannya.
Demikian artikel mengenal Anjing Beagle. Semoga bermanfaat.


