
Asal-Usul Burung Kenari
Burung Kenari berasal dari pulau-pulau Makaronesia seperti pulau Azores, Madeira, dan Kepulauan Canary, Spanyol. Kepulaua itu sendiri mendapat namanya dari bahasa latin canarias yang berarti pulau anjing karena banyaknya anjing liar yang ada di pulau itu pada zaman dahulu.
Negara belanda menjadi negara pengekspor kenari indonesia, awalnya didatangin dari Inggris, Jerman, dan Belgia kemudian kenari tersebut dikawinkan dengan kenari liar dan menghasilkan beberapa jenis kenari.
Perawatan
1. Rutin Dalam Membersihkan Kandang
Agar burung kenari tetap sehat, penting untuk menjaga kebersihan kandang. Caranya adalah dengan rutin membersihkan kandang burung kenari, setidaknya 3-7 hari sekali. Pastikan juga selalu membersihkan wadah makanan dan minuman, serta kayu tempat burung bertengger.
2. Mandi
Burung Kenari perlu mandi setidaknya 1 kali dalam seminggu. Jadi penting untuk menyediakan wadah kecil berisi air untuk burung kenari mandi sendiri. Sebaiknya mandi pada pagi hari. Setelah mandi, jemurlah di bawah sinar matahari di antara jam 6-10 pagi selama 1-2 jam agar cepat kering dan tidak kedinginan. jangan lupa ambil kembali wadah berisi air bekas mandi.
3. Makanan
Biji-bijian adalah makanan utama burung kenari. Pastikan menyediakan makanan yang cukup. Selain itu, burung kenari juga membutuhkan asupan protein. kalian bisa memberikan remah-remah roti kering yang dicampur dengan telur rebut yang sudah dihaluskan.
4. Lingkungan yang tidak panas
Suhu terbaik untuk memelihara burung kenari adalah 18-21 derajat celcius. Jika terlalu panas, burung kenari akan gelisah dan tidak nyaman. Pastikan memilih kandang yang luas dan tinggi agar burung kenari bisa memiliki cukup ruang untuk terbang.
Ini adalah artikel mengenal burung kenari. Semoga bermanfaat.


