
Asal-Usul Burung Perkutut
Pada jaman dulu, perkutut merupakan hewan yang hanya dimiliki orang-orang berkasta tinggi dan berdarah biru di Majapahit. Sehingga kaum kasta rendah tidak memiliki burung perkutut. Warga hanya bisa mendengar suaranya dari kejauhan. Salah satu ningrat yang mempunyai perkutut adalah Prabu Brawijya V (Raja Majapahit).
Burung ini dianggap sebagai simbol keindahan dan kekuasaan bahkan sering dijadikan sebagai hadiah untuk para tamu penting. Burung perkutut juga dianggap sebagai burung yang membawa keberuntungan. Mereka percaya bahwa burung perkutut dapat membawa keberuntungan dan kesuksesan dalam hidup mereka.
Cara Merawat
1. Makanan
Berikan makanan yang sehat dan bergizi seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan telur rebus. Burung perkutut membutuhkan protein yang cukup, jadi berikanlah makanan protein yang cukup seperti cacing, ulat hongkong, dan jangkrik. Jangan memberi makanan protein secara berlebihan karena dapat membuat burung perkutut kalian menjadi gemuk.
2. Kandang
Pastikan kandang burung perkutut bersih dan nyaman. Kandang harus cukup besar untuk burung perkutut bisa terbang dan bergerak leluasa.
3. Waktu Istirahat
Berikan waktu istirahat yang cukup. Jangan biarkan burung perkutut terlalu lama terbang atau beraktivitas karena hal ini dapat membuat perkutut menjadi stress.
4. Sinar Matahari
Berikan burung perkutut waktu untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi. Hal ini dapat membantu burung perkutut mendapat vitamin D yang dibutuhkan untuk kesehatan.
Ini adalah artikel mengenal burung perkutut. Semoga bermanfaat.


