
Asal-Usul Iguana
Iguana adalah hewan yang hidup di daerah tropis Amerika Tengah, Amerika Selatan dan kepulauan Karibia. Iguana pertama kali ditemukan oleh seorang ahli hewan berkebangsaan Austria, Josephus Nicolaus Laurenti pada tahun 1768.
Nama Iguana kemungkinan berasal dari bahasa Taino (salah satu suku asli Amerika) yaitu “Iwana” yang artinya merujuk pada kadal. Ciri khas dari iguana adalah memiliki jambul di bawah rahang mereka, serta ada deretan sisik yang membentuk duri besar di tubuh bagian atasnya yang berjejer dari leher sampai pangkal ekor. Iguana biasanya hidup sekitar 10-12 tahun.
Sifat
Iguana biasanya hidup berkelompok, terutama saat usia anakan. Sang jantan mempunyai tanggung jawab untuk mempertahankan wilayahnya dari jantan lain, serta melindungi kelompoknya. Bahkan iguana jantan rela mengorbankan diri demi menjaga betina agar terhindar dari serangan predator.
Iguana adalah hewan yang berdarah dingin jadi pada pagi dan siang hari memiliki kebiasaan berjemur untuk meningkatkan suhu tubuh dan membantu melancarkan pencernaan. Saat musim dingin, hewan ini akan saling berdekatan agar suhu tubuh stabil dan terjaga.
Untuk berkomunikasi, iguana menggunakan sinyal visual seperti anggukan kepala, menunjukkan gelambir, serta menggelengkan kepada jika ada ancaman.
Makanan
Hewan ini adalah golongan hewan herbivora atau pemakan tumbuhan. Akan tetap, iguana juga suka makan invertebrata dan bangkai. Iguana akan berhenti makan pada saat memasuki proses pergantian kulit. Lingkuangan yang baru atau stress dapat membuat hewan ini tidak mau makan.
Jangan memberi makan iguana terlalu banyak buah, makanan yang tinggi asam oksalat atau makanan goitrogenik. Beberapa jenis makanan tersebut dapat mengganggu penyerapan vitamin dan mineral. Sebaiknya memberi makan pokok yang tinggi nutrisi dan memiliki rasio kalsium dan fosfor yang baik. Pastikan untuk memberi makanan iguana setidaknya 3 jenis makanan pokok setiap hari (misalnya sawi, lobak, dan sawi dandelion).
Ini adalah artikel mengenal iguana. Semoga bermanfaat.


