
Asal-Usul Crocodile Skinks
Crocodile Skinks merupakan spesies kadal buaya yang diperdagangkan sebagai hewan peliharaan. Hewan ini berasal dari kepulauan Papua Nugini di mana habitatnya di hutan hujan tropika. Spesies ini baru ditemukan pada tahun 1909 di papua nugini.
Selain sisik dan cincin matanya yang menawan, kadal ini juga unik karena bisa bersuara. Kadal buaya dapat melepaskan ekornya untuk melarikan diri dari predator yang mengancam. Terkadang juga mereka akan berpura-pura mati untuk bertahan hidup.
Panjang kadal buaya dewasa sekitar 7 sampai 9 inci dari moncong sampai ke ekor. Kadal buaya ini dapat hidup selama 10-14 tahun. Kadal yang lebih muda memiliki kepala berwarna terang dan akan semakin gelap seiring bertambah usia. Saat mencapai usia dewasa, mereka akan memiliki sisik berwarna hitam keabu-abuan atau coklat yang berfungsi sebagai pelindung.
Sifat
Crocodile Skinks ini memiliki terkenal pemalu dan penakut. Mereka akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersembunyi. Bahkan setelah mereka merasa nyaman dengan lingkungannya, kadal ini akan beristirahat hampir sepanjang hari. Mereka lebih aktif di sore hari dan dini hari.
Crocodile Skinks dapat berprilaku agresif jika memelihara lebih dari satu Crocodile Skinks di habitat yang sama, khususnya laki-laki, karena Crocodile Skinks ini dikenal sangat teritorial.
Makanan
Crocodile Skinks adalah hewan pemakan serangga. Kalian bisa memberikan makanan seperti kecoa dubia, ulat sutera, jangkrik dan ulat bambu. Sebelum diberi makan, pastikan serangga yang mau dikasih di taburi dengan bubuk kalsium. Crocodile Skinks remaja perlu diberi makan setiap hari untuk mendukung pertumbuhan mereka. Setelah Crocodile Skinks mencapai usia dewasa, kalian dapat mengurangi pemberian makan setiap dua hari sekali.
Ini adalah artikel mengenal Crocodile Skinks. Semoga bermanfaat.


