
Asal-Usul Rhinoceros Iguana
Spesies iguana ini berasal dari pulau Hispaniola di Karibia dan pulau sekitarnya. Nama mereka diambil dari cula semu berlapis tulang atau hasil pertumbuhan yang menyerupai cula badak di moncongnya.
Iguana ini ditemukan pada tahun 1789 oleh Pierre Joseph Bonnaterre. Iguana ini biasanya berwarna coklat kusam/hijau hingga biru/abu-abu, membantu mereka untuk berbaur dengan lingkungannya yang berbatu dan gersang. Iguana badak biasanya bisa hidup sampai 20 tahun.
Sifat
Secara umum, iguana ini cukup jinak dibandingkan dengan spesies lain, mereka cenderung tidak menyerang atau menunjukan agresif. Meski begitu, iguana badak memiliki ekor yang kuat sehingga dapat mencambuk. Sementara itu giginya bisa merobek kulit dan menimbulkan luka parah.
Hindari menempatkan lebih dari satu iguana badak dalam satu kandang. Iguana badak laki-laki memiliki sifat teritorial dan sangat agresif. Menampung mereka bersama-sama hanya akan menimbulkan masalah. Mereka adalah spesies diurnal dan mereka menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berjemur di bawah sinar matahari untuk menjaga suhu tubuh mereka.
Makanan
Meskipun iguana badak ini terlihat besar dan tangguh, namun mereka bukanlah pemakan daging. Mereka adalah hewan herbivora. Namun mereka juga masi makan kadal kecil, ular dan serangga. Hindari makanan seperti bayam dan brokoli karena dapat menghambat fungsi toridnya.
Kalian juga bisa memberikan mereka buah-buahan seperti pepaya, pisang, mangga atau kiwi. Iguana badak membutuhkan air bersih dan segar dan tersedia setiap saat. Air dapat disediakan di wadah air yang dangkal dan berbentuk ramp.
Jika kalian menggunakan air keran, Air tersebut harus didiamkan setidaknya selama 36 jam sebelum diberikan kepada iguana badak kalian. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan klorin yang sering kali berada di air keran.
Ini adalah artikel mengenal Rhinoceros Iguana atau Iguana badak. Semoga bermanfaat.


