Mengenal Veiled Chameleon

Asal-Usul Veiled Chameleon

Veiled Chameleon berasal dari Arab Saudi dan Yaman. Veiled Chameleon liar biasanya hidup di antara dahan semak dan pepohonan. Mereka ditemukan di daerah pedesaan dan pertanian, pinggiran kota, dan bahkan di sekitar taman dan kebun kota.

Bunglon ini berubah warna tidak hanya untuk kamuflase, tetapi bisa juga untuk berkomunikasi dengan saingannya, menarik pasangan, atau menandakan stress. Umur rata-rata bunglon yang sehat paling sedikit 5 tahun. Spesomen jantan diketahui dapat hidup antara enam sampai delapan tahun. Sedangkan perempuan biasanya hanya berumur empat sampai enam tahun.

Sifat

Secara umum, Veiled Chameleon adalah makhluk jinak yang tidak banyak menunjukkan aktivitas. Saat tidak makan, mereka cenderung bergerak lambat, dan menghabiskan hari-harinya dengan berjemur di bawah sinar matahari. Veiled Chameleon memiliki sifat teritorial dan agresif terhadap bunglon lain sehingga harus selalu ditempatkan secara terpisah.

Mereka biasanya cukup patuh terhadap manusia, penanganan yang teratur cenderung membuat mereka stress. Mereka adalah hewan peliharaan yang lebih cocok untuk diawasi daripada dipegang. Bunglon ini bukanlah hewan peliharaan yang baik untuk anak kecil atau pecinta reptil pemula.

Makanan

Makanan yang populer untuk hewan ini adalah jangkrik. Namun jangkrik ini juga perlu diberi makanan yang berkalsium tinggi. Selain jangkrik, kalian bisa menambahkan variasi dengan cacing tanah, ulat hongkong dan cacing lilin. Kalian juga bisa memberikan mereka sayuran seperti sawi atau selada.

Bunglon dewasa membutuhkan 5-6 serangga besar setiap 2 hari, sedangkan bunglon yang berumur dibawah satu tahun haru diberi makan setiap hari dengan serangga kecil sebanyak yang mereka makan dalam 15 menit.

Suplemen kalsium dan vitamin juga penting. Kalian dapat taburi bubuk suplemen dan kalsium pada jangkrik sebelum memberi mereka makan.

Demikian artikel mengenal Veiled Chameleon. Semoga bermanfaat.

Scroll to Top