Mengenal Fire Skink

Asal-Usul Fire Skink

Fire skink banyak ditemukan di Afrika Barat, namun juga ditemukan di Angola dan Guinea. Habitat alami kadal ini adalah hutan dan padang rumput dengan banyak tempat persembunyian. Fire skink bertahan hidup di alam liar dengan bersembunyi dari predator dan menyatu dengan lingkungannya.

Kadal ini sering ditangkap di alam liar dan dijinakkan untuk dipelihara. Umur rata-rata Fire skink adalah antara 15-20 tahun. Hal menjadikannya pilihan tepat bagi pemilik yang ingin membangun ikatan yang kuat terhadap hewan peliharaannya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sifat

Fire skink adalah spesies yang tenang dan jinak sehingga cocok untuk pecinta reptil pemula. Kadal ini memiliki temperamen yang cukup seimbang dimana mereka akan menggigit jika diprovokasi. Mereka juga bisa melepaskan ekornya jika tertangkap predator. Kadal ini memiliki sifat pemalu dan tertutup.

Mereka lebih memilih untuk hidup mandiri. Mereka aktif pada siang hari dan pada malam hari bersembunyi di dalam tanah. Mereka akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersembunyi dan menjelajah lingkungannya daripada berinteraksi dengan pemiliknya.

Makanan

Fire skink adalah hewan omnivora. Mereka suka makan jangkrik, ulat hongkong, dan ulat lilin. Apapun yang kalian berikan kepada fire skink, pastikan untuk menaburkannya dengan bubuk kalsium dan vitamin sebelum memberi makan. Bubuk ini memberikan nutrisi tambahan dan dapat mencegah penyakit tulang.

Kalian harus memberi makan fire skink remaja setiap hari dan dewasa dua atau tiga kali seminggu. Beri makan kadal kalian tiga hingga lima serangga setiap waktu makan. Tambahkan semangkung air yang dangkal ke dalam kandangnya agar menjaga kandang tetap lembab dan memberikan air untuk fire skink kalian.

Ini adalah artikel mengena Fire Skink. Smoga bermanfaat.

Scroll to Top