Mengenal Ikan Cupang

Asal-Usul Cupang

Ikan cupang berasal dari wilayah Asia Tenggara terutama thailand, Malaysia, dan Indonesia. Ikan cupang juga dikenal dengan nama Betta splendens. Ikan cupang ini dikenal sebagai ikan yang sangat teritorial dan akan berusaha mempertahankan wilayahnya.

Sejak tahun 1800-an, anak-anak Thailand sudah tertarik dengan ikan kecil ini. Mereka bisa mengumpulkan 50 ekor sekaigus dari sebidang sawah, kemudian mereka akan mengadunya. Sang pemenang aja menjadi juara desa.

Pada tahun 1840, Raja Siam menjadi penasaran mengenai ikan aduan kecil ini. Dia memberikan beberapa ikan ini kepada ahli zoologi yang berasal dari Denmark yang bernama Theodore Cantor.

Pada tahun 1849, Cantor menerbitkan artikel tentang ikan aduan dan menamakannya Macropodus Pugnax. Pada tahun 1909, seorang pria bernama Tate Regan menemukan bahwa sudah ada spesies bernama Macropodus Pugnax. Sang ahli zoologi terebut akhirnya mengganti nama ikan aduan tersebut menjadi Betta splendens, mengambil ispirasi dari pejuang terkenal sebagai suku Betta. Splendens juga diartikan dengan penampilannya yang indah.

Tetapi kita masi belum tau, Bagaimana ikan ini di indonesia disebut dengan ikan cupang.

Tips Merawat

1. Wadah

Ikan cupang dapat hidup di wadah toples. Namun tetap disarankan untuk menggunakan wadah yang berdiameter 20x15x115 cm atau sekitar 3 liter. Tempatkan di area yang teduh serta enggak kena sinar matahari langsung. Perhatikan juga suhu air yang dibutuhkan sekitar 23-28 drajat celcius.

2. Jenis dan Volume air

Air perlu diperhatikan dengan baik saat memelihara ikan cupang. direkomendasikan untuk menggunakan air dari PAM atau air sumur yang telah diendapkan selama 1 hari. Untuk wadah toples disarankan untuk mengisi air kurang lebih 40 persen saja karena untuk menghindari ikan cupang melompat keluar wadah.

3. Menjaga Kebersihan Air

Berihkan wadah secara rutin karena wadah yang kotor dapat meningkatkan resiko terkena penyakit bahkan kematian. Sebaiknya membersihkan wadah setiap dua kali sehari atau jika sibuk bisa seminggu sekali. Hindari menggunakan sabun maupun detergen karena dapat meracuni ikan cupang

4. Memberi Makan

Pemberian pakan harus secukupnya agar sisa-sisa makan tidak mengotori akuarium. Berilah makan 2 kali sehari. Ikan cupang bisa juga diberi makan cacing, larva serangga dan juga pelet ikan cupang.

Demikian artikel mengenal ikan cupang. Semoga bermanfaat.

Scroll to Top