Mengenal Panther Chameleon

Asal-Usul Panther Chameleon

Hewan ini berasal dari Madagaskar. Hewan ini pertama kali ditemukan oleh seorang Naturalis berkebangsaan Perancis bernama Georges Cuvier pada tahun 1829. Panther merupakan jenis Chameleon yang memiliki warna paling warna-warni yang menyerupai susunan warna pelangi.

Sejak tahun 1970, sudah ada ribuan ekor yang telah mulai diperdagangkan sehingga kegiatan ekspor tersebut mulai dibatasi dan dilarang. Hal ini disebabkan karena jumlah populasi mereka mulai menurun drastis. Saat ini Panther Chameleon yang kalian temui di pasar-pasar umumnya adalah hasil dari perkembang-biakan di peternakan.

Sifat

Hewan ini merupakan hewan diurnal (aktif di siang hari) yang memiliki sifat yang soliter dan teritorial. Untuk pejantan, biasanya mereka memiliki luas teritorial yang lebih besar daripada betina serta cenderung agresif dalam mempertahankan areanya. Hewan ini juga memiliki pergerakan yang cukup lambat dan suka memanjat.

Panther Chameleon bisa dibilang hewan yang jinak namun cukup mudah stress apabila dipegang. Perubahan terhadap kondisi lingkungan dapat membuat mereka sangat stress. Usia Panther Chameleon dapat mencapai 5-7 tahun sementara bentina biasanya memiliki rentang usia yang lebih rendah.

Makanan

Sediakan makanan yang memiliki nutrisi yang optimal bagi pertumbuhan dan kesehatan mereka. Hewan ini menyukai lalat, jangkrik dan kecoak. Chameleon tidak bisa meminum air yang ditempatkan dalam wadah khusus seperti hewan peliharaan lain.

Di alam liar, Chameleon mengonsumsi air embun yang teradapat di permukaan daun. Kalian bisa menyemprotkan air ke tanaman yang ada di dalam kendang panther chameleon untuk menstimulusnya. Proses ini bisa kalian lakukan empat atau lima kali sehari.

Ini adalah artikel mengenal Panther Chameleon. Semoga bermanfaat.

Scroll to Top